Dalam kegiatan ekonomi
dan keuangan tidak akan lepas dari perhitungan matematika. Seorang pengusaha
dalam menjalankan usahanya harus berurusan dengan bank. Terkadang bank tersebut
digunakan untuk menyimpan uang, kadang pula untuk meminjam uang guna menjadi
modal dalam menjalankan usahanya. Di lingkungan sekitar kita, sering kita
jumpai bahwa seseorang membeli mobil secara angsuran dengan bunga 10% per tahun
atau seseorang meminjam uang di bank dengan bunga 2% per bulan. Jadi kata bunga
bukanlah kata asing di telinga masyarakat.
Apabila kita menyimpan
uang di bank, maka kita akan mendapatkan tambahan uang yang disebut bunga.
Bunga tabungan dihitung berdasarkan persen nilai. Bunga tabungan dihitung
secara periodik, misalnya sebulan sekali atau setahun sekali. Secara umum bunga
dapat diartikan sebagai jasa berupa uang yang diberikan oleh pihak peminjam
kepada pihak yang meminjamkan modal atas persetujuan bersama. Ada kalanya juga
bunga dapat diartikan sebagai jasa berupa uang yang diberikan oleh pihak bank
yang menabung atas persetujuan bersama.
Dalam dunia ekonomi
sebenarnya terdapat bunga majemuk dan bunga tunggal. Namun bunga yang akan
dibahas pada bab ini yaitu bunga tunggal. Bunga tunggal adalah bunga yang
diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam. Perhitungan bunga
setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap. Misal,
jika seseorang meminjam uang di bank sebesar M dengan perjanjian bahwa setelah
satu tahun dari waktu peminjam, harus mengembalikan pinjam tersebut sebesar (M
+ B), maka orang tersebut telah memberikan jasa terhadap bank sebesar B persatu
tahun atau per tahun. Jasa sebesar B disebut dengan bunga, sedangkan M
merupakan besarnya pinjaman yang disebut dengan modal.
Jika pinjaman tersebut
dihitung dalam persentase bunga (b) terhadap besarnya modal yang dipinjam (M),
maka besarnya bunga per tahun yaitu:
B = b × M
Keterangan:
B :
Bunga
b :
Persentase bunga
M :
Modal
Contoh
soal: Pak rudi berencana membangun usaha produksi sepatu didaerah Tanggulangin
Sidoarjo. Untuk memenuhi kebutuhan modalnya, pak Rudi berencana meminjam uang
di Bank sebesar Rp 200.000.000,00 dengan jangka waktu peminjaman selama 1 tahun
(12 bulan). Ada dua bank yang menawarkan bantuan modal kepada pak Rudi.
Bank 1 memberikan bunga
sebesar 20% per tahun.
Bank 2 memberikan bunga
sebesar 2% perbulan
Bank
3 memberikan bunga sebesar Rp 23.000.000,00 per tahun untuk pinjaman sebesar Rp
200.000.000,00.
Ketiga
bank tersebut member persyaratan untuk mengangsur tiap bulan dengan nominal
tetap. Jika kalian adalah pak Rudi, maka Bank mana yang akan kalian pilih untuk
meminjam modal usah?
Penyelesaian:
ada
kasus tersebut, mari kita uraikan besarnya bunga yang harus kita tanggung dari
meminjam uang tersebut.
Bunga
di Bank 1 = 20% x 200.000.000,00 = 40.000.000 (selama 1 tahun)
Bunga
di Bank 2 = 2% x 200.000.000,00 = 4.000.000 (selama 1 bulan)
Bank
2 selama 1 tahun = 4.000.000 x 12 =48.000.000,00
Bunga
di Bank 3 = 23.000.000,00 (pertahun)

Tidak ada komentar
Posting Komentar